Gerhana Bulan bagi Ibu Hamil menurut Islam dan Kesehatan

Gerhana Bulan bagi Ibu Hamil menurut Islam dan Kesehatan

Gerhana bulan adalah fenomena alam di mana sinar matahari menuju bulan terhalangi oleh bumi. Akibatnya, cahaya matahari tidak semuanya sampai ke bulan.

Penyebab terjadinya gerhana bulan berlangsung sangat ilmiah, bukan karena bulan dimakan raksasa sebagaimana dijelaskan dalam cerita tutur masyarakat adat dalam tradisi.

Dulu, fenomena gerhana sangat menakutkan. Penduduk tidak ada yang berani keluar rumah.

Bahkan, pepohonan ikut dibangunkan agar tidak terkena dampak gerhana. Begitu juga ibu hamil juga harus dilakukan selamatan, bancaan atau ritual khusus agar si jabang bayi selamat.

Namun, sekarang peristiwa gerhana bukan lagi hal yang ditakuti. Bahkan, sebagian orang nekat untuk mengabadikan gambar gerhana dengan kamera kemudian diunggahnya ke media sosial.

Gerhana bulan pun malah dijadikan sebagai wisata sains. Di beberapa tempat, termasuk stasiun televisi biasanya menyiarkan fenomena alam tersebut.

Dampak gerhana bulan bagi ibu hamil
Dalam ilmu medis atau kesehatan, dampak gerhana bulan tidak akan berpengaruh pada janin bayi.

Karena itu, perempuan hamil disarankan untuk tetap beraktivitas seperti biasanya, tidak harus merasa takut. Hanya saja, beraktivitas di rumah untuk beristirahat lebih dianjurkan.

Menurut Islam, seperti dikutip TribunWisata dari Islamcendekia.com, umat Muslim termasuk ibu hamil disarankan untuk melakukan sholat gerhana, lalu mohon perlindungan dan ampunan.

Dzikir dengan istighfar (memohon ampun) juga dianjurkan. Menyerukan takbir (Allahuakbar) pun menjadi sunah sebagai ungkapan takjub kita kepada fenomena alam yang menjadi ciptaan Tuhan.

Jika munculnya gerhana ditafsirkan sebagai tanda-tanda akan datangnya musibah atau bencana, kamu dianjurkan untuk memperbanyak sedekah sehingga akan terhindar dari bencana.

Ikut tradisi juga tidak masalah bagi ibu hamil. Cukup melihat di televisi atau berita, jangan melihat langsung ya. Bukan masalah apa-apa, tapi khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.