Bukit Pandang Pati, Pesona Wisata Serasa di Luar Negeri

Wisata Puncak Bukit Pandang Durensawit Kayen Pati

PATI, Tribunwisata.com - Salah satu objek wisata di Kabupaten Pati, Jawa Tengah yang saat ini lagi ngehits dan populer adalah Puncak Bukit Pandang Ki Santamulya yang terletak di Desa Durensawit, Kecamatan Kayen.

Arah menuju lokasi Bukit Pandang sangat mudah. Cobalah cari Alun-alun Kayen atau RSUD Kayen, belok ke kiri lurus lalu kanan, lurus sampai ada pertigaan dan papan petunjuk Desa Durensawit. Ikuti saja, nanti di pinggiran jalan pasti ada pengumumannya.

Di sana, travelers akan disuguhkan satu panorama keindahan Pegunungan Kendeng yang mempesona, serasa liburan di luar negeri. Dari jalan, travelers naik sekitar 100 meter dengan pemandangan hutan jati di kanan kiri, ikuti sampai ke puncak.

Di puncak, ada sejumlah spot menarik untuk foto-foto selfie. Mulai dari spot I Love U, rumah pohon, gazebo-gazeno menarik, batu menjorok yang konon pernah jadi tempat persembunyian macan atau harimau, spot kupu-kupu, dan masih banyak lagi lainnya.

Spot Puncak Bukit Pandang Duren Sawit Kayen Pati

Di puncak, travelers akan melihatnya indahnya pemandangan hijaunya Gunung Kendeng dan hamparan daratan Kabupaten Pati dengan cakrawala laut utara Jawa. Ke depan, pengelola akan menambah fasilitas berupa outbond, jembatan goyang, dan flying fox. Wah menarik sekali bukan.

Krisno, pengelola wisata Duren Sawit kepada tribunwisata.com mengungkapkan, nama Ki Santamulya diambil dari seorang tokoh legendaris pada zaman Prabu Angling Dharma.

Puncak bukit pandang dijadikan sebagai tempat untuk berkomunikasi batin dengan istrinya yang menjalani hukuman pengasingan di Pulau Seprapat, Juwana, kawasan pantai utara Jawa. Untuk mengenang sejarah itu, Krisno memilih nama Ki Santamulya sebagai nama destinasi wisata di bukit pandang.
Spot Kupu-kupu Wisata Puncak Bukit Pandang Durensawit Kayen Pati

Tak butuh biaya mahal untuk berkunjung ke tempat ini. Hanya Rp 2 ribu untuk biaya pengamanan parkir, Anda sudah bisa menikmati indahnya surga Kendeng yang begitu alami, benar-benar serasa di luar negeri.

Untuk pengembangan pariwisata selanjutnya, pengelola akan menambahkan sejumlah fasilitas, seperti toilet. Hal itu yang membuat dalam waktu dekat pengelola menerapkan tarif masuk. Tenang saja, tiket masuknya tetap murah meriah kok.

Pengunjung yang datang rata-rata muda-mudi yang datang bersama pacar. Mereka menikmati udara bebas yang sejuk sembari foto-foto selfie. Sangat cocok untuk pacaran dan kencan, asal yang baik-baik ya? Yang jomblo juga direkomendasikan datang ke sini, karena banyak juga cewek atau cowok jomblo yang berdatangan ke sini.