Pesona Wisata Candi Istana Ratu Boko Jogja & Misterinya

Pesona Wisata Candi Istana Ratu Boko Jogja dan Misterinya

YOGYAKARTA, Tribunwisata.com - Candi Istana Ratu Boko adalah salah satu obyek wisata yang paling indah, menawan dan mempesona di kawasan Prambanan, Jogjakarta. Bangunannya yang megah menyisakan misteri akan asal-usul sejarahnya.

Memasuki gerbang situs Ratu Boko, seolah membawa kita pada zaman masa lalu seperti masuk ke dalam istana kerajaan yang megah. Kita akan disambut gapura dengan ornamen dan ukiran candi yang mewah lengkap dengan benteng pertahanan yang berdiri kokoh.

Pintu masuk berupa gapura megah akan menyambut kita dengan melewati dua tangga utama. Mirip ketika kita akan menghadap kepada Sang Ratu Boko. Sungguh objek wisata yang menyuguhkan satu tempat bak surga dunia.

Apa saja hal-hal unik dan menarik yang bisa ditemukan wisatawan di obyek wisata situs istana candi Ratu Boko? Ketika Anda masuk pintu gerbang gapura, Anda akan menemukan sejumlah objek seperti keputren, kolam yang cukup dalam, pendopo, ruang paseban, dan dua ceruk gua yang dulu digunakan untuk bermeditasi.

Selain itu, Anda akan menikmati hamparan rumput hijau yang teduh dan memukau mata. Ada pula sumber mata air semacam danau kecil yang sangat jernih, bagai sebuah sendang yang digunakan mandi para bidadari cantik. Anggun mempesona.

Menurut catatan yang ada, Istana Ratu Boko adalah situs purbakala yang diperkirakan ada pada zaman Rakai Panangkaran dari Wangsa Syailendra, yaitu pada abad ke-8 Masehi atau sekitar tahun 700 an. Diperkirakan, candi ini dibangun pada zaman Kerajaan Medang atau Mataram Hindu.

Siapa Ratu Boko masih menyisakan misteri. Dari kisah dan cerita tutur yang berkembang di masyarakat, Ratu Baka yang berarti Raja Bangau adalah ayah Roro Jonggrang yang tinggal di Candi Prambanan (lokasinya sekitar 3 kilometer dari Candi Ratu Boko).

Namun, budayawan dan sejumlah peneliti ada yang mengaitkan Situs Candi Ratu Boko sebagai istananya Ratu Balqis yang kelak menjadi istri Nabi Sulaiman. Baka atau Bilqis punya istana yang saat ini bernama Istana Ratu Baka, sedangkan Nabi Sulaiman punya kerajaan dengan istana Borobudur.

Situs Istana Candi Ratu Boko Sleman Yogyakarta

Raja Sulaiman pun dikaitkan dengan nama suatu daerah bernama Sleman. Sedangkan Negeri Saba yang berada di antara dua hutan (disebut dalam Al Quran) menjadi asal-usul nama Wonosobo atau Wanasaba. Wana adalah hutan, Saba adalah sebuah negeri.

Wah, sejarah Candi Istana Ratu Boko memang masih penuh dengan misteri dan teka-teki. Keindahan bangunan dan kisahnya yang penuh dengan tanda tanya membuat wisatawan akan terbelalak akan mahakarya leluhur Nusantara ini. Benar-benar menjadi tempat wajib bagi Anda untuk menghabiskan waktu liburan.

Bengong melihat pesona bekas Istana Ratu Baka, traveler Tribunwisata.com sampai lupa kalau senja tiba. Inilah saat yang dinanti para wisatawan di seluruh dunia: menyaksikan sunset di atas ketinggian Istana.

Wisatawan akan disuguhkan satu pemandangan alam mahakarya Tuhan yang luar biasa. Anda akan melihat matahari terbenam di Kota Yogyakarta dengan latar belakang Gunung Merapi. Itulah senja terbaik di bumi yang pernah ditemukan.

Wisatawan asal Jepang pun bergumam: "Melihat sunset di Istana Candi Ratu Boko bagai menyaksikan keindahan surga di bumi." Ya, melihat sunset dan sunrice di situs ini menjadi salah satu nilai lebih, keunggulan, dan keistimewaan wisata di Jogjakarta.

Saking kagumnya, traveler Tribunwisata.com sampai lupa bila waktu sudah menjelang Magrib hingga ditegur penjaga keamanan. Kami diminta untuk segera pulang, karena Situs Istana Candi Ratu Boko angker ketika mulai Magrib. Banyak pengunjung yang kesurupan bila tidak segera kembali saat Magrib tiba.

Ketimbang diganggu penunggu atau jin, kami pun mengikuti kata satpam. Kami akhirnya kembali dengan rasa penasaran dan ingin kembali berwisata di Istana Ratu Baka. Pesona keindahannya membuat kami ingin kembali ke sana lagi.

Ukiran Patung Pintu Gerbang Istana Ratu Boko Balqis Jogjakarta

Profil Wisata Istana Ratu Boko
Alamat: Jalan Raya Jogja-Solo, Desa Bokoharjo / Sumberwatu, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta
Nomor telepon / HP : 0274-496510
Jam buka: setiap hari jam 06.00-17.00 WIB
Harga tiket masuk:

1. Harga tiket masuk untuk dewasa : Rp 25.000
2. Harga tiket masuk untuk anak-anak : Rp 10.000
3. Harga tiket masuk untuk wisatawan asing mancanegara : Rp 13 USD

Sebagai catatan, harga tiket masuk bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan keputusan manajemen wisata Situs Candi Istana Ratu Boko Jogjakarta.