5 Tempat Wisata di Jawa Tengah Terbaik, Alamnya Bak Surga

Diving at Karimunjawa Island Jepara Central Java

SEMARANG, Tribunwisata.com - Ada 5 tempat wisata di Jawa Tengah terbaik, terpopuler dan paling sering dikunjungi yang menawarkan pemandangan wisata alam indah dan mempesona bak surga. Apa saja?

Karimunjawa
Karimunjawa adalah salah satu tempat wisata alam terbaik di Jawa Tengah yang menyandang julukan Paradise of Java, Surganya Jawa. Berlokasi di Kabupaten Jepara, kepulauan Karimunjawa menawarkan sejuta pesona keindahan mahakarya Tuhan yang begitu elok.

Pengunjung bisa menikmati terumbu karang dan ikan di kepulauan yang manjadi satu di antara 27 pulau paling istimewa di Jawa Tengah. Ada wisata darat berupa jelajah atau tracking hutan, snokeling, hingga berenang dekat dengan ikan Hiu. Wow!

Ada sekitar 400 spesies fauna laut menghuni di perairan kepulauan ini, salah satu di antaranya 242 jenis ikan hias yang sangat cantik. Fauna langka dan hampir punah pun bisa ditemuka di sini, seperti Penyu Sisik, Elang Laut Dada Putih, hingga Penyu Hijau.

Jika awalnya Anda berangkat dengan agen tour travel, kegiatan snorkeling bisa diagendakan pada awal kedatangan ke Karimunjawa. Anda akan diantar ke sejumlah spot menarik menyelam di permukaan laut menggunakan perahu nelayan.

Salah satunya, Pulau Cemara Kecil, Pulau Cemara Besar, hingga Pulau Cilik. Pemandangan di sekitar pulau membuat wisatawan dipastikan berdecak kagum. Apalagi ketika Anda dibawa melintasi perairan dangkal dengan air bening hingga jutaan ikan dan terumbu karang terlihat dari atas perahu.

Ya, inilah surganya Jawa. The Paradise of Java. Selain snorkeling, wisatawan bisa berkunjung ke pusat penangkaran Hiu di Pulau Menjangan Besar dan Pulau Tengah. Cukup dengan biaya tiket masuk Rp 25 ribu, Anda bisa memacu adrenalin dengan berenang bersama Hiu bersirip hitam atau putih. Sungguh indah mempesona.

Tak hanya surganya Jawa, pulau ini juga menawarkan surga makanan laut (seafood). Anda bisa datang dan berkunjung ke Alun-alun Karimunjawa untuk berwisata kuliner dengan puluhan ragam menu khas laut.
Wisata Dieng Plateau Wonosobo Jawa Tengah

Dieng Plateau
Kawasan wisata Dieng Plateau menawarkan tempat wisata dataran tinggi terbaik di Jawa Tengah. Ada yang bilang, Dieng yang berlokasi di Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara ini berjuluk Negeri Para Dewi. Tempat bersemayam para dewata.

Bukit Sikunir adalah salah satu objek yang bisa Anda kunjungi. Anda bisa menikmati maatahari terbit (sunrise) dari desa tertinggi di Pulau Jawa. Luar biasa indahnya.

Sikunir merupakan sebuah bukit yang berlokasi di Desa Sembungan. Untuk menuju puncak, Anda mesti berjalan kaki dari pemukiman sepanjang satu kilometer. Cobalah datang ke sana, sebelum atau sesudah Subuh hingga matahari terbit. Ini adalah negeri di atas awan!

Telaga Warna dan Telogo Pengilon juga menjadi salah satu destinasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan, termasuk turis mancanegara. Danau yang sangat berdekatan seperti kembar ini memancarkan warna yang berbeda, yaitu hijau dan bening (dari atas kecoklatan).

Ada pula Candi Arjuna yang diyakini sebagai candi tertua di Jawa. Ini salah satu peninggalan warisan budaya Nusantara yang begitu elok. Posisi candi yang dikelilingi pegunungan secara melingkar membuat keindahan pesonanya tak bisa digambarkan dengan kata-kata.

Ya, Kabupaten Wonosobo memang dianugerahi daratan dengan diapit dua gunung aktif, yaitu Gunung Sindoro dan Sumbing berketinggian lebih dari 3.000 meter dari permukaan laut (mdpl). Soal budaya, di sini wisatawan bisa menyaksikan festival seni budaya yang paling terkenal sedunia, yaitu ritual cukur rambut gembel atau gimbal.

Tanya soal kuliner? Carica pastinya. Buah ini hanya ditemukan di Indonesia (Dieng), Argentina, dan Rusia. Langka sekali bukan? Ada pula minuman Purwoceng yang berkhasiat baik untuk kesehatan lelaki dan perempuan, menghangatkan tubuh.

Candi Borobudur Seven Wonders of World Sunrise

Candi Borobudur
Candi Borobudur yang terletak di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah pernah dinobatkan sebagai satu di antara 7 keajaiban dunia (Seven Wonders of World). Kemegahan bangunan dan desain Borobudur ini mengundang teka-teki, sejarah dan misteri yang masih terus diteliti sampai saat ini.

Diperkirakan, candi ini dibuat pada sekitar tahun 800 Masehi pada zaman wangsa Syailendra oleh para penganut agama Buddha Mahayana. Namun, sejumlah penelitian ada yang mengatakan, candi megah yang merupakan heritage tak ternilai harganya ini adalah Istana Nabi Sulaiman. Sebuah istana yang dibuat di Negeri Saba diapit dua hutan (Wana) yang kemudian muncul nama Wanasaba.

Melihat sunrise di Candi Borobudur menjadi momen yang sayang untuk dilewatkan. Rona jingga hijau matahari terbit menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Pada musim Kemarau, pengunjung akan menyaksikan mahakarya Tuhan berupa matahari yang terbit di antara Gunung Merapi dan Merbabu.

Turis asing harus membayar tiket masuk sunrise Rp 380.000, sedangkan wisatawan lokal domestik hanya Rp 250.000. Anda akan menikmati beragam view menarik di ketinggian 269 mdpl. Tingkat 8 dan 9 adalah tempat paling favorit bagi pengunjung ketika ingin menyaksikan sunrise di Candi Borobudur. Berpacaran dengan sang pacar juga sangat romantis sembari menikmati matahari terbit di sini.

Wisata Museum Purbakala Sangiran

Museum Sangiran
Museum yang berlokasi di Kabupaten Sragen dan Karanganyar ini adalah situs arkeologi yang masuk dalam situs warisan dunia UNESCO. Di sini, pengunjung akan menyaksikan fosil-fosil manusia purba prasejarah di Sangiran.

UNESCO sendiri mengaku bila Situs Arkeologi Sangiran adalah satu di antara situs arkeologi paling penting dunia, setara dengan Situs Zhoukoudian di Tiongkok (China), Willandra Lakes di Australia, Sterkfortein di Afrika Selatan, hingga Alduvai Gorge di Tanzania. Benar-benar istimewa.

Museum Sangiran menjadi destinasi wisata edukatif-sejarah dan heritage terbaik, terpopuler dan paling banyak dikunjungi di Jawa Tengah. Para peneliti dan ilmuwan dunia sudah mengakui museum ini sebagai Sangiran Early Man Site, situs manusia awal Sangiran.

Wisata Candi Gedong Songo Semarang Jawa Tengah

Candi Gedong Songo
Candi Gedong Songo terletak di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Lokasi tepatnya berada di lereng Pegunungan Ungaran.

Diperkirakan, candi ini dibangun pada tahun 927 Masehi pada zaman Wangsa Syailendra dan merupakan candi bercorak Hindu. Suhunya cukup dingin, yaitu 19 sampai 25 derajat celcius.

Kemegahan bangunan Candi Gedongsongo menunjukkan kebudayaan nenek moyang manusia Indonesia yang berperadaban tinggi. Dikatakan gedungsongo, karena dulu diyakini jumlah candi sebanyak 9. Tapi, apa yang ditemukan sekarang jumlahnya ada 5.

Candi pertama dan kedua hanya ada satu candi. Candi ketiga punya tiga candi di mana salah satunya berupa pondasi. Candi keempat memiliki tiga kelompok candi, di antaranya satu candi induk dengan dikelilingi delapan perwara. Sedangkan candi kelima ada satu candi induk dan lima perwara.

Jika tidak kuat untuk menjelajah dari satu kompleks candi ke kompleks candi lainnya, sebaiknya pakai jasa sewa kuda. Tarifnya sekitar Rp 50 ribu per orang. Di sini, keindahan alamnya benar-benar indah, memukau. Ribuan pohon pinus berjajar seperti pagar yang melindungi candi.

Di sana, ada pula villa atau penginapan bisa untuk menginap atau menghabiskan liburan dengan bulan madu. Selain pesona keindahan, Candi Gedongsongo juga dikenal pesona mistisnya. Bahkan, Tim Dua Dunia Trans 7 sempat menggelar syuting di sini untuk mengetahui sejarah, asal-usul dan misteri Candi Gedong Songo.

Tapi, selama pengunjung sopan, berbaik kepada alam, tidak merusak, maka tidak akan ada gangguan. Bukankah hal mistis menjadi suatu yang sangat menarik, bukan? Bila mengadakan camping atau pramuka, misalnya. Sebaiknya jaga aturan, kesopanan, tidak merusak alam, dan berkata dengan baik.

Itulah 5 tempat wisata di Jawa Tengah terbaik, terpopuler, dan paling banyak dikunjungi di mana pemandangan alamnya sangat indah mempesona bak surga. Masih ragu untuk menghabiskan liburan dan traveling di Jawa Tengah?